| Tanggal Rilis | : | 2 Mei 2019 |
| Ukuran File | : | 1.161020 MB |
Abstraksi
Penghitungan Nilai Tukar Petani menggunakan tahun dasar 2012=100 dimanapada bulan April 2019 tercatat Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) sebesar 114,25 persen; Nilai TukarPetani Hortikultura (NTPH) 82,16 persen; Nilai Tukar Petani Tanaman PerkebunanRakyat (NTPR) 92,56 persen; Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) 126,15 persen danNilai Tukar Petani Perikanan (NTNP) 107,31 persen. Nilai Tukar Petani Perikanan(NTNP) dirinci menjadi NTP Perikanan Tangkap (NTN) tercatat 115,54 persen dan NTP Perikanan Budidaya(NTPi) tercatat 94,07 persen. Secaragabungan, Nilai Tukar Petani Provinsi NTB sebesar 109,36 persen yang berarti NTP bulan April 2019 mengalami penurunan(0,99)persenbila dibandingkan dengan bulan Maret 2019 denganNilai Tukar Petani sebesar 110,46 persen.Nilai Tukar Usaha Pertanian(NTUP) bulan April2019 sebesar 117,23 persen atau menurun (0,74) persen dibandingkan dengan bulan Maret2019 sebesar 118,10 persen.Sebagian besar NTUP bernilai di atas 100 kecuali untuk subsektor hortikultura yang hanya sebesar 90,96persen. NTUP sub sektor lainnya masing-masing sebagai berikut : Peternakan 137,26;Tanaman Pangan 119,10; Perikanan 117,28; dan Tanaman Perkebunan Rakyat 101,49. Dari 33 Provinsi yang dilaporkan pada bulan April 2019, terdapat 11 provinsi yang mengalami peningkatan NTP dan 22 provinsi mengalami penurunan NTP. Peningkatan tertinggi terjadi di ProvinsiSulawesi Barat yaitu sebesar 1,39 persen,sedangkan penurunan NTP tertinggi terjadidi Provinsi Gorontalo yaitu sebesar (1,60)persenPada bulan April 2019, terjadi inflasi di daerah perdesaan diProvinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 0,36persen. Inflasi disebabkankarena terjadinya peningkatan Indeks Konsumsi RumahTangga (IKRT) pada semua kelompok pengeluaran yaitu masing-masingsebagai berikut: Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,70 persen, Kelompok Sandang sebesar0,14 persen, Kelompok Makanan Jadi sebesar 0,12 persen, Kelompok Perumahan sebesar 0,09 persen,Kelompok Kesehatan sebesar 0,04 persen, Kelompok Transportasi dan Komunikasisebesar 0,02 persen dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga sebesar0,02 persen.Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan pada 8 kabupaten diProvinsi NTB, terjadi NTP yang berfluktuasi setiap bulannya. Pada bulan April2019 dengan tahun dasar (2012=100) NTP Provinsi Nusa Tenggara Barat berada di atas 100 ( tercatat 109,36 ) yang berarti petani mengalami peningkatan daya beli,karena kenaikan harga produksi relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan harga input produksi dan kebutuhan konsumsirumah tangganya.