| Tanggal Rilis | : | 2 April 2018 |
| Ukuran File | : | 0.573018 MB |
Abstraksi
Penghitungan Nilai Tukar Petanimenggunakan tahun dasar 2012=100 dimana pada bulan Maret 2018 tercatat Nilai TukarPetani Tanaman Pangan (NTPP) sebesar 110,80;Nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) 82,84; Nilai Tukar Petani TanamanPerkebunan Rakyat (NTPR) 92,59; Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) 121,39 danNilai Tukar Petani Perikanan (NTNP) 104,02. Nilai Tukar Petani Perikanan (NTNP)dirinci menjadi NTP Perikanan Tangkap (NTN) tercatat 111,72 dan NTP Perikanan Budidaya (NTPi)tercatat 91,55 Secara gabungan, NilaiTukar Petani Provinsi NTB sebesar 106,66 yang berarti NTP bulan Maret 2018 mengalami peningkatan 0,61persen bila dibandingkandengan bulan Februari 2018 dengan Nilai Tukar Petani sebesar 106,02.Nilai Tukar Usaha Pertanian(NTUP) bulan Maret 2018 sebesar 115,96 ataumenurun 0,13 persen dibandingkan dengan bulan Februari 2018sebesar 116,11 persen. Sebagian besar NTUP bernilai di atas 100 kecualiuntuk subsektor hortikultura yang hanya sebesar 93,59. NTUP sub sektorlainnya masing-masing sebagai berikut : Peternakan (134,23); Tanaman Pangan (116,36);Perikanan (113,58); dan Tanaman Perkebunan Rakyat (104,44).Dari 33 Provinsi yang dilaporkan pada bulan Maret 2018, terdapat 12 provinsi yang mengalami peningkatan NTP dan 21 provinsi mengalami penurunan NTP. Peningkatantertinggi terjadi di Provinsi Sulbar yaitu sebesar 1,81 persen,sedangkan penurunan NTP terbesar terjadi di Provinsi Kepri yaitu sebesar(1,50) persen.Pada bulan Maret 2018, terjadi deflasi di daerah perdesaan diProvinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 0,55 persen.deflasi disebabkan karena terjadinya penurunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) pada kelompok Bahan Makanan sebesar (1,64) persen, sedangkan sub kelompok yang lainmengalami peningkatan yaitu Kelompok Perumahan sebesar 0,89 persen, Kelompok MakananJadi sebesar 0,43 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,35 persen, kelompok kesehatansebesar 0,34 persen, Kelompok Transportasi dan Komunikasi sebesar 0,22 persendan Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga sebesar 0,18 persen.Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan pada 8 kabupaten di Provinsi NTB, terjadi NTP yang berfluktuasi setiap bulannya. Padabulan Maret 2018 dengan tahun dasar (2012=100) NTP Provinsi Nusa Tenggara Barat berada di atas 100 ( tercatat 106,66 ) yang berarti petani mengalami peningkatan daya beli, karena kenaikan harga produksi relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan harga input produksi dankebutuhan konsumsi rumah tangganya.