| Tanggal Rilis | : | 1 April 2020 |
| Ukuran File | : | 0.699136 MB |
Abstraksi
Pada bulan Maret 2020,deflasi Gabungan Dua Kota (Kota Mataram dan Kota Bima) sebesar 0,21 persen, atauterjadi penurunanIndeks Harga Konsumen (IHK) dari 103,67 pada bulan Februari 2020menjadi 103,45 pada bulan Maret 2020.Angka deflasi ini berada dibawahangka inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,10 persen.Untuk wilayah NusaTenggara Barat, Kota Mataram mengalami deflasi sebesar 0,30 persen dan KotaBima mengalami inflasisebesar0,09 persen.Deflasi Gabungan Dua KotaBulan Maret 2020sebesar 0,21 persen terjadikarena adanya penurunanharga yang ditunjukkan dengan penurunan indeks pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakausebesar 0,53 persen; Kelompok Pakaian dan Alas Kaki sebesar 0,04 persen; KelompokPerumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,02 persen; dan KelompokTransportasi sebesar 1,27 persen. Sedangkan kenaikanindeks terjadi pada Kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan RutinRumah Tangga sebesar 0,09 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,01 persen;Kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 0,00 persen; KelompokRekreasi, Olahraga, dan Budaya sebesar 0,00 persen; Kelompok Pendidikan sebesar0,00 persen; Kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran sebesar 0,00persen dan Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 1,68 persen.Laju inflasi Gabungan DuaKota tahun kalender Maret2020sebesar 0,28 persen lebih rendahdibandingkan inflasi tahun kalender Maret 2019 sebesar 0,04 persen. Sedangkanlaju inflasi "tahun ke tahun" Maret2020sebesar 1,63 persen lebih rendahdibandingkan dengan laju inflasi "tahun ke tahun" di bulan Maret 2019sebesar 2,44 persen.