| Tanggal Rilis | : | 15 Februari 2021 |
| Ukuran File | : | 1.103957 MB |
Abstraksi
Jumlahpenduduk miskin di Nusa Tenggara Barat pada September 2020 tercatat sebesar746,04 ribu orang (14,23 persen). Pada Maret 2020, jumlah penduduk miskin diNusa Tenggara Barat sebesar 713,89 ribu orang (13,97 persen). Terlihat adanyakenaikan persentase penduduk miskin (P0) selama periode Maret 2020 - September 2020yaitu sebesar 0,26 persen poin.Pada September 2020, jumlah penduduk miskin didaerah perkotaan tercatat sebesar 389,60 ribu orang atau 15,05 persen, sedangkanpenduduk miskin di daerah perdesaan sebesar 356,44 ribu orang atau 13,42persen.Peranan komoditas makanan terhadap GarisKemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditas bukan makanan(perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Ini terjadi baik di perkotaanmaupun perdesaan. Pada September 2020, sumbangan Garis Kemiskinan Makananterhadap Garis Kemiskinan sebesar 74,78 persen untuk perkotaan dan 74,72 persenuntuk perdesaan.Pada periode Maret 2020 - September 2020,Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1)di Nusa Tenggara Barat mengalami kenaikan dari 2,577 pada Maret 2020 menjadi2,740 pada September 2020. Ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaranpenduduk miskin di Nusa Tenggara Barat cenderung menjauh dari Garis Kemiskinan.Kemudian Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga mengalami peningkatan dari 0,611 padaMaret 2020 menjadi 0,730 pada September 2020. Ini berarti kesenjangan diantarapenduduk miskin semakin melebar.IndeksKedalaman Kemiskinan (P1) baik di perkotaanmaupun perdesaan mengalami peningkatan. Untuk perkotaan, Indeks KedalamanKemiskinan (P1) meningkat dari 2,544pada Maret 2020 menjadi 2,847 pada September 2020. Untuk perdesaan, IndeksKedalaman Kemiskinan (P1) meningkat dari 2,609pada Maret 2020 menjadi 2,636 pada September 2020. Selanjutnya, IndeksKeparahan Kemiskinan (P2) untuk perkotaanmaupun perdesaan mengalami kenaikan. Untuk perkotaan, Indeks KeparahanKemiskinan (P2) meningkat dari 0,537pada Maret 2020 menjadi 0,714 pada September 2020. Untuk perdesaan, IndeksKeparahan Kemiskinan (P2) meningkat dari 0,681pada Maret 2020 menjadi 0,745 pada September 2020.