» Home
Jumat, 29 Agustus 2014
Berita Resmi Statistik
Berita Terkini
Senin, 7 Juli 2014 | 09:12:33 WITA

Jumlah penduduk miskin di Nusa Tenggara Barat pada Maret 2014 mencapai 820.818 orang (17,24 persen), berkurang 22.846 orang (2,71 persen) dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2013 yang sebesar 843.664 ribu orang (17,97 persen). Tetapi pada periode September 2013 – Maret 2014, persentase penduduk miskin relatif tetap, yaitu 17,24 persen.

Selama periode Maret 2013 – Maret 2014, penduduk miskin di daerah perkotaan berkurang sekitar 27.258 orang (dari 397.439 orang pada Maret 2013 menjadi 370.181 orang pada Maret 2014), sementara itu jumlah penduduk miskin di daerah perdesaan bertambah sebanyak 4.411 orang (dari 446.226 orang pada Maret 2013 menjadi 450.637 orang pada Maret 2014).

Senin, 7 Juli 2014 | 08:58:06 WITA

Penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) menggunakan tahun dasar 2012 = 100 di mulai bulan Januari 2012. Dengan menggunakan tahun dasar tersebut, pada bulan Juni 2014 terjadi inflasi Gabungan Kota Mataram dan Kota Bima sebesar 0,42 persen. Dari 82 kota yang menghitung IHK, tercatat 76 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Ternate sebesar 1,29 persen dan terendah terjadi di Kota Tual sebesar 0,06 persen. Sedangkan kota yang mengalami deflasi terbesar adalah Kota Maumere sebesar 0,72 persen dan deflasi terkecil terjadi di Pematang Siantar sebesar 0,09 persen.

Jumat, 20 Juni 2014 | 15:41:10 WITA

Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2013, penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) di Provinsi NTB mencapai 3.200.485 jiwa. Dari jumlah tersebut, penduduk yang termasuk angkatan kerja sebesar 2.094.550 jiwa dan bukan angkatan kerja sebesar 1.105.935 jiwa. Penduduk yang bekerja berjumlah 1.981.842 jiwa atau 94,62 persen dari total penduduk angkatan kerja. Jumlah laki-laki yang bekerja lebih besar daripada perempuan yang bekerja. Hal ini mengindikasikan bahwa laki-laki masih menjadi tumpuan keluarga.

Secara absolut, jumlah pengangguran di Provinsi NTB pada Agustus 2013 mencapai 112.708 jiwa. Jumlah pengangguran mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan kondisi tahun 2012 yang berjumlah 109.948 jiwa. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi NTB keadaan Agustus 2013 mencapai 5,38 persen, mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan TPT Agustus 2012.

Senin, 2 Juni 2014 | 17:25:45 WITA

Penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) menggunakan tahun dasar 2012 = 100 di mulai bulan Januari 2012. Dengan menggunakan tahun dasar tersebut, pada bulan Mei 2014 terjadi inflasi Gabungan Kota Mataram dan Kota Bima sebesar 0,19 persen. Dari 82 kota yang menghitung IHK, tercatat 67 kota mengalami inflasi dan 15 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Pematang Siantar sebesar 1,61 persen dan terendah terjadi di Kota Tegal dan Kota Kupang sebesar 0,01 persen. Sedangkan kota yang mengalami deflasi terbesar adalah Kota Pangkal Pinang sebesar 1,27 persen dan deflasi terkecil terjadi di Kota Palembang sebesar 0,03 persen.

Inflasi Gabungan Kota Mataram dan Kota Bima bulan Mei 2014 sebesar 0,19 persen, terjadi karena adanya kenaikan indeks pada Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 1,30 persen; Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,85 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan bakar sebesar 0,13 persen dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah raga sebesar 0,04 persen. Sedangkan penurunan indeks terjadi pada Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,83 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,22 persen dan Kelompok Sandang sebesar 0,02 persen.


Kegiatan BPS Provinsi Nusa Tenggara Barat
Indikator Statistik
Inflasi
Juli 2014
1,14 %
Luas Wilayah
Tahun 2013
20.153,20 km²
Penduduk
Tahun 2013
4.630.302 Jiwa
Sex Ratio
Tahun 2013
94,10 %
Kepadatan Penduduk
Tahun 2013
230 Jiwa/km²
Rumahtangga
Tahun 2013
1.179.068 Ruta
Laju Pertumbuhan Ekonomi
Tahun 2012
-1,12 %
IPM
Tahun 2012
68,89
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja
Tahun 2012
66,02 %
Tingkat Kesempatan Kerja
Tahun 2012
94,74 %
Tingkat Pengangguran Terbuka
Tahun 2012
5,26 %
Tahukah Anda
  • Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Nusa Tenggara Barat hasil ST2013 tercatat sebanyak 600,6 ribu rumah tangga
  • Terjadi deflasi di NTB pada bulan Maret, Mei, Oktober dan November tahun 2012
  • Jumlah bank di Provinsi NTB tahun 2012 sebanyak 380 (meningkat 14,8 % dari 2011) yang terdiri dari Bank Umum 265 dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) 165.
  • Jumlah Industri Besar sedang di NTB didominasi oleh Kelompok Industri Pengolahan Tembakau, kemudian kedua adalah Kelompok Industri Makanan Minuman
  • Rata-rata penyerapan Tenaga Kerja per perusahaan di Industri Formal sebesar 7,4 orang dan di industri Non Formal sebesar 2,5 orang.
  • Jumlah industri non formal di NTB hampir tujuh kali lipat jumlah industri formal. Sementara penyerapan tenaga kerjanya 2 kali tenaga kerja industri formal
  • Jenis ikan laut yang banyak dihasilkan di NTB adalah Ikan Kembung, Layang dan Tongkol. Sementara produksi Perikanan Darat didominasi oleh udang Vanamei.
  • NTB dikenal sebagai Bumi Gora (Gogo-Rancah) dan merupakan salah satu daerah pemasok stok pangan Nasional
  • Reduksi Shortfall merupakan cerminan upaya peningkatan pembangunan manusia suatu daerah.
  • IPM NTB sudah berada pada kelompok tingkat pembangunan manusia menengah atas